● online
- Bahtera Perak Sang Merpati
- Nusantara, Amnesia - Ari Pahala Hutabarat
- Filsafat Hukum (Sebuah Pengantar)
- Pedoman Pengelolaan Manajemen Bahan Bacaan
- Buku Saku Teknik Mendongeng
- Rumah Yang Kubangun - Puisi dan Esai - Edy Samudra
- Rekaman Terakhir Beckett
- Kampung Ramsai: Jejak Peradaban di Ujung Selatan W
- "Buku selalu memberi sayap-sayap baru yang akan membawa terbang ke taman-taman pengetahuan paling menawan."
54 KALI BERHENTI – ISWADI PRATAMA
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Pre-Order, Puisi, Sastra |
54 KALI BERHENTI – ISWADI PRATAMA
Sinopsis :
Puisi-puisi dalam buku ini menyisakan suatu kawasan ambang dari mana segalanya mungkin terjadi. Estetika puisi adalah estetika sisa. Dan kitab puisi ini adalah upaya bersetia pada apa yang tersisa. Sehingga kita perlu meresapi bukan hanya apa yang dikatakan oleh Iswadi dalam puisi-puisinya, melainkan juga apa yang dengan cakap tidak dikatakannya. Sebab justru di sanalah estetika sisa itu bekerja.
54 KALI BERHENTI – ISWADI PRATAMA
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 73 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sebait Pantun Bujang. Kumpulan Sajak penulis: Agit Yogi Subandi. Isi: 25 puisi. Penerbit: Dewan Kesenian Lampung. Sajak yang bagus membutuhkan penyair yang mampu mendayagunakan linguistik. Selain itu sajak-sajak Agit lahir dari pengembaraan tak kunjung henti penyair ke dalam ruang misteri bahasa dan kemungkinan-kemungkinan peristiwa tak terduga. Ini membuat sajak-sajaknya surealis, tetapi tidak obskur. Sajak yang… selengkapnya
Rp 25.000Rumah Yang Kubangun Ditulis Oleh: Edy Samudra Kertagama Cetakan Pertama, Januari 2025 Desain Sampul : Chandra Aria Wicaksono Tata Letak : Chandra Aria Wicaksono Dimensi : 14×21 cm Halaman : 120 halaman
*Harga Hubungi CSKetuhanan : Buku kumpulan puisi pertama dari penulis ini bertemakan Ketuhanan. Puisi pilihan atau puisi terbaik yang ditulis adalah upaya untuk dekat dengan Tuhan. Buku ini bercerita tentang religi, cinta, rindu, dan harapan. Terdapat Sembilan puisi yang mencoba mengajak pembaca untuk berdoa lewat puisi.
Rp 45.000Jarah Dusta Ari Pahala Hutabarat Produksi Lampung Literature Cetakan 1, Maret 2023 Cover: Mike Fena Firdania Layout: Chandra Aria Wicaksono Ukuran: 13×20 cm Halaman: 1-62 Penerbit LAMPUNG LITERATURE Jl. Swadaya X, Gg. Mafi E, No. 115 Gunung Terang, Bandarlampung
Rp 75.000Rekaman Terakhir Beckett. Kumpulan puisi. Karya: Ari Pahala Hutabarat. Isi : 64 puisi Penerbit : Lampung Literature Cetakan ke 2. Buku ini masuk 5 Besar Kategori Puisi Kusala Sastra Khatulistiwa 2017-2019 dan Nominasi buku puisi terbaik majalah Tempo 2017 Melalui lanskap puisi yang hampir seluruhnya berlatar di belahan dunia lain, dan peristiwa yang berasal dari… selengkapnya
Rp 60.000Sinopsisi : Tidak muluk-muluk. Sebuah buku yang menghimpun 68 puisi ditulis 2025-2026 sama diartikan lilin dan tumpeng perayaan milad. Itulah harapan saya. Beragam tema termuat di buku ini. Penjelajahan secara lahir maupun batin tentang momen-momen puitik, baik yang diterima lewat konseptual ataupun sudah melalui observasi. Tetapi, terpenting sebuah puisi tercipta karena dorongan pikiran dan renungan.
*Harga Hubungi CSPenyeret Babi adalah Kumpulan Sajak karya Inggit Putria Marga, buku ini setebal 131 halaman beberapa komentar untuk buku ini: dengan kalimat-kalimat yang tersusun memanjang ke bawah, Inggit mengagumi pohon yang tumbuh besar, meninggi, dan punya makna. metafor yang digunakannya sering sulit ditebak. mengapa kita, pembaca, perlu menebak perlambang? barangkali mencari sisi gelap, juga yang erotis… selengkapnya
Rp 50.000Segera Terbit Sastra Lisan Ngehahaddo Di Lampung Barat DESKRIPSI : Ngehahaddo, sebagai bentuk sastra lisan yang pernah hidup dalam keseharian masyarakat Lampung Barat, menyimpan nilai-nilai kearifan lokal, estetika bahasa, dan pandangan hidup yang sangat berharga. Keberadaannya yang kini telah punah bukan hanya kehilangan bagi masyarakat Lampung barat, melainkan kehilangan bagi khazanah budaya bangsa.
*Harga Hubungi CSAntologi Puisi Bersama Dwi Bahasa Melayu dan Inggris Dua Puluh Puisi Fatwa dalam Mencintai “Cinta lahir dari rahim yang sama“ Membaca puisi-puisi yang terhimpun dalam kumpulan Antologi puisi yang bertajuk Dua Puluh Puisi Fatwa dalam Mencintaiyang lahir dari anak ruhaninya para penulis dariMahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, bisa dirasakan jika gagasan yang… selengkapnya
Rp 250.000“Puisi-puisi dalam kumpulan ini seperti menghindari kepuitikan; rima, bunyi, ritma, diksi, frasa. Dengan model pelarikan (tipografi) yang ”tak tertib”, anjebemen yang terkesan “sekenanya”. Dengan cara ini penyair seperti hendak mengesankan bahwa puisi-puisi dalam kumpulan ini mengelak dari “indah”, memilih menjadi grotesque—dalam arti tertentu. Keindahan bunyi, rima, metrum, pukauan frase, metafora, kebernasan sintaksis, dan permainan sintagmatik… selengkapnya
Rp 75.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.