● online
- "Buku selalu memberi sayap-sayap baru yang akan membawa terbang ke taman-taman pengetahuan paling menawan."
Pre Order: Dua Puluh Puisi Fatwa dalam Mencintai
Antologi Puisi Bersama Dwi Bahasa Melayu dan Inggris
Dua Puluh Puisi
Fatwa dalam Mencintai
“Cinta lahir dari rahim yang sama“
Membaca puisi-puisi yang terhimpun dalam
kumpulan Antologi puisi yang bertajuk Dua Puluh Puisi
Fatwa dalam Mencintaiyang lahir dari anak ruhaninya
para penulis dariMahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris
Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, bisa dirasakan
jika gagasan yang direnungkan, bahasa yang dikemas untuk
bentukan puisi penulis menikmati “kemerdekaan”, dengan
tema yang sama, bunga rampai dari Mahasiswa Pendidikan
Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung.
Puisi-puisi dalam Antologi ini tak perlu membuat
pembaca berkerut kening dalam menikmatinya. Meskipun
kita ketahui apa yang kita dapati dari membaca sebuah
puisi kecuali keriangan, dan sekaligus rasa cemas. Riang
karena pembaca akan mendapatkan semacam persfektif
dan karenanya-persepsi baru akan realitas. Cemas, karena
“realitas” baru yang dipaparkan oleh puisi belum utuh
sepenuhnya untuk dinikmati oleh pembaca, lantaran pembaca
pun tidak sampai kepada tafsir puisi yang dilahirkan sebagai
anak ruhani dari penulisnya.
Puisi-puisi dalam Antologi ini, penulis yang
membiarkan jiwa dan pikirannya terbuka bagi bisik lirih, dan
jiwa merupakan wadah bagi tajjali-nya inspirasi cinta, alam
dan manusia. Orang-orang memang tak butuh puisi untuk
berbahagia atau saling mencintai atau dicintai. Tapi untuk
mengenang, puisi lebih kuat dan dalam. Saya kira untuk
kebutuhan itulah, yakni mengenang hidup yang liris para
penulis dalam buku ini khusunya bagi Mahasiswa Pendidikan
Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
sudah menulisnya dalam kumpulan Antologi bertajuk
Dua Puluh Puisi Fatwa dalam Mencintai. Yang barangkali
memang bukan hanya untuk mengenangnya melainkan pula
mengekalkan.
Hidup yang liris seperti juga puisi yang liris bisa memberi
kita sebuah getar, semacam perasaan terusiknya kembali rasa
kemanusiaan kita melalui hal-hal yang lumrah dan rutin. Dan
melalui puisi-puisi yang terhimpun ini sudah mengajak kita
untuk menjadi saksi atau mendengarkan seruannya dari suar
gema yang ada di dalamnya. Walaupun keutuhan puisi-puisi
yang terimpun dalam Antolgi bersama yang bertajuk Dua
Puluh Puisi Fatwa dalam Mencintai, penulisnya tidak berhenti
sebatas kumpulan saja. Para penulis puisi-puisi yang ada
dalam kumpulan ini, perlu segera melakukan hal-hal yang
lebih penting yaitu soal pendalaman tema yang sudah ada,
kemudian memasukkannya kedalam hati dan pikiran kita
hingga puisi-puisi yang akan kita yulis benar-benar menjadi
catatan atau intrepretasi bagi pembaca. Dan akhirnya saya
ucapkan selamat atas terbitnya Antologi bertajuk Dua Puluh
Puisi Fatwa dalam Mencintai, dan kitasemuatahu “ Jika cinta
lahir dari Rahim yang sama”. Salam.
Lampung, Desember 2023
Edy Samudra Kertagama
Sastrawan – Direktur Artistik Rumah Sastra Mata Dunia
dan Study Teater Kuman Lampung
Tags: fiksi, komunitas berkat yakin, Kusala Sastra Khatulistiwa, Poet, Puisi, Sastra
Pre Order: Dua Puluh Puisi Fatwa dalam Mencintai
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 799 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
KETUHANAN : Kumpulan Puisi Ketuhanan terdiri dari lima belas puisi tereseleksi dari para penulis. Sama seperti judulnya kumpulan puisi Ketuhanan ini merepresentasikan Tuhan pada diksi remaja. Pencarian, pertanyaan-pertanyaan tentang keberadaan atau wujud Tuhan terus direpresentasikan melalui puisi-puisi ini.
Rp 45.000Hari-Hari Bahagia Ari Pahala Hutabarat Produksi Lampung Literature Cetakan 1, Maret 2023 Cover: Nurma Andesta Layout: Chandra Aria Wicaksono Ukuran: 13×20 cm Halaman: 1-144 Penerbit LAMPUNG LITERATURE Jl. Swadaya X, Gg. Mafi E, No. 115 Gunung Terang, Bandarlampung
Rp 75.000Judul : Perawi Rempah Pengarang : Ahmad Yulden Erwin Penerbit : Lampung Literature Salah satu dari 5 Buku Terbaik Kategori puisi kuala Satra Khatulistiwa 2019
Rp 50.000Penyeret Babi adalah Kumpulan Sajak karya Inggit Putria Marga, buku ini setebal 131 halaman beberapa komentar untuk buku ini: dengan kalimat-kalimat yang tersusun memanjang ke bawah, Inggit mengagumi pohon yang tumbuh besar, meninggi, dan punya makna. metafor yang digunakannya sering sulit ditebak. mengapa kita, pembaca, perlu menebak perlambang? barangkali mencari sisi gelap, juga yang erotis… selengkapnya
Rp 50.000“Puisi-puisi dalam kumpulan ini seperti menghindari kepuitikan; rima, bunyi, ritma, diksi, frasa. Dengan model pelarikan (tipografi) yang ”tak tertib”, anjebemen yang terkesan “sekenanya”. Dengan cara ini penyair seperti hendak mengesankan bahwa puisi-puisi dalam kumpulan ini mengelak dari “indah”, memilih menjadi grotesque—dalam arti tertentu. Keindahan bunyi, rima, metrum, pukauan frase, metafora, kebernasan sintaksis, dan permainan sintagmatik… selengkapnya
Rp 75.000Segera Terbit Buku Puisi karya Isbedy Stiawan ZS (Paus Sastra Lampung) dengan judul “Menungguku Tiba” Sehimpun Puisi 2022-2025 Terbit 7 Juli 2025 Ayo segera pesan sekarang juga
Rp 75.000Ode Sungai Kabong adalah kumpulan puisi yang mengajak pembaca menyusuri aliran kenangan, cinta, dan kehidupan melalui Sungai Kabong. Dalam buku ini, Marta La Batin menghadirkan puisi-puisi yang lahir dari pengalaman, perasaan, serta kedekatannya dengan alam dan kehidupan masyarakat Mesuji. Ukuran: 13×20 cm
*Harga Hubungi CSTAMSIL MASA LALU : sehimpun puisi dan cerpen Untuk info lebih lanjut, Segera Hubungi Devin Nodestyo (wa: 085669775773)
*Harga Hubungi CSJarah Dusta Ari Pahala Hutabarat Produksi Lampung Literature Cetakan 1, Maret 2023 Cover: Mike Fena Firdania Layout: Chandra Aria Wicaksono Ukuran: 13×20 cm Halaman: 1-62 Penerbit LAMPUNG LITERATURE Jl. Swadaya X, Gg. Mafi E, No. 115 Gunung Terang, Bandarlampung
Rp 75.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.